Berkata As-Syaikh Al-Allamah Shaleh bin Utsaimin – رَحِمَهُ اللَّـهُ تَعَالَى – :

«.. Maka tidak sepatutnya bagi seorang insan untuk membuat lambat terkabulnya doa sehingga dia menjadi letih dari berdoa dan meninggalkan berdoa akan tetapi hendaknya dia terus memohon dalam doa karena sejatinya setiap doa yang engkau panjatkan kepada Allah – عَزَّ وَجَلَّ – maka itu adalah ibadah yang akan mendekatkan engkau kepada Allah – عَزَّ وَجَلَّ – dan akan menambahkan bagimu pahala,

maka wajib atasmu – wahai saudaraku – terus berdoa kepada Allah – عَزَّ وَجَلَّ – di setiap urusanmu baik yang bersifat umum maupun khusus, berat maupun ringan, dan kalau sekalipun tidak ada dari doa tersebut melainkan itu adalah ibadah kepada Allah – سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى – tentunya sangat pantas bagi seseorang untuk bersemangat dalam berdoa. Wallahul muwaffiq. »

Majmu’ Fatawa wa Rasail Ibni Utsaimin (/96) via shamela.
——-
قال الشيخ العلامة صالح بن عثيمين رحمه الله تعالى :

ﻓﻼ ﻳﻨﺒﻐﻲ ﻟﻹﻧﺴﺎﻥ ﺃﻥ ﻳﺴﺘﺒﻄﺊ اﻹﺟﺎﺑﺔ ﻓﻴﺴﺘﺤﺴﺮ ﻋﻦ اﻟﺪﻋﺎء ﻭﻳﺪﻉ اﻟﺪﻋﺎء ﺑﻞ ﻳﻠﺢ ﻓﻲ اﻟﺪﻋﺎء ﻓﺈﻥ ﻛﻞ ﺩﻋﻮﺓ ﺗﺪﻋﻮ ﺑﻬﺎ اﻟﻠﻪ – ﻋﺰ ﻭﺟﻞ – ﻓﺈﻧﻬﺎ ﻋﺒﺎﺩﺓ ﺗﻘﺮﺑﻚ ﺇﻟﻰ اﻟﻠﻪ – ﻋﺰ ﻭﺟﻞ – ﻭﺗﺰﻳﺪﻙ ﺃﺟﺮا، ﻓﻌﻠﻴﻚ ﻳﺎ ﺃﺧﻲ ﺑﺪﻋﺎء اﻟﻠﻪ – ﻋﺰ ﻭﺟﻞ – ﻓﻲ ﻛﻞ ﺃﻣﻮﺭﻙ اﻟﻌﺎﻣﺔ ﻭاﻟﺨﺎﺻﺔ اﻟﺸﺪﻳﺪﺓ ﻭاﻟﻴﺴﻴﺮﺓ، ﻭﻟﻮ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻣﻦ اﻟﺪﻋﺎء ﺇﻻ ﺃﻧﻪ ﻋﺒﺎﺩﺓ ﻟﻠﻪ – ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﻭﺗﻌﺎﻟﻰ – ﻟﻜﺎﻥ ﺟﺪﻳﺮا ﺑﺎﻟﻤﺮء ﺃﻥ ﻳﺤﺮﺹ ﻋﻠﻴﻪ. ﻭاﻟﻠﻪ اﻟﻤﻮﻓﻖ.

📕 مجموع فتاوى ورسائل ابن عثيمين (٩٦/١) مع الشاملة.

admin Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *