PERSATUAN UMMAT, MAHAL HARGANYA

Umat Islam dihadapkan oleh Allah ta’ala dengan masalah yang berat, perpecahan dan tercerai-berai. Hilangnya persatuan dari tubuh umat Islam, berakibat pada keterpurukan, terjajah dan terdzalimi. Umat yang berjumlah 2 milyar, tidak bisa berbuat banyak untuk melawan kedzaliman dan menjaga kehormatan diri. Hampir seratus tahun umat kehilangan induk yang menyatukan dan memberikan perlindungan.

PERSATUAN YANG KEMBALI

Masa akhir zaman adalah masa kemuliaan Islam. Hari ini, kemuliaan itu belum tiba. Tetapi Allah ta’ala mempersiapkan ummat Islam untuk menyambut kedatangan masa kejayaan.

Persiapan dilakukan dengan memberikan ujian yang bergulung-gulung. Yang membersihkan barisan umat Islam dari para pengelana dunia yang mencari sesuap nasi di tengah-tengah kafilah Islam. Ujian yang berat itu Memang menyakitkan, tetapi juga membuahkan hasil.

Dan salah satu dari hasil ujian berat adalah munculnya generasi Islam yang mempunyai semangat bersatu. Mereka memikirkan kejayaan Islam yg mnuntut persatuan, dengan meninggalkan perbedaan.

MAHAL HARGANYA

Persatuan umat Islam adalah salah satu perkara yang paling dibenci oleh musuh Islam. Segala daya dilakukan agar umat Islam tetap terkota, terpecah dan saling bermusuhan.


Oleh sebab itu segala daya upaya (halus atau kasar) dan seluruh dana digelontorkan untuk menghalangi semangat persatuan umat Islam.

Karena itu, kewajiban umat Islam adalah menjaga benih persatuan yang sudah mulai muncul. Memang menjaganya merupakan tugas besas lagi berat. Membutuhkan tenaga dan dana yang besar.

TABDZIR?

Sebagian dari umat Islam berpendapat bahwa dana yang dipakai untuk menyatukan umat adalah pemborosan. Lebih baik disalurkan untuk hal lain: fakir-miskin, membantu korban bencana, memberi beasiswa dan lain2.

Satu hal yg perlu dipahami, bahwa umat Islam sudah mempersiapkan dana bermacam untuk ibadah yang bermacam macam pula. Umat islam menyiapkan dana untuk haji, santunan, zakat mal, dakwah dan lain2. Termasuk di dalamnya adalah dana untuk menjaga persatuan umat Islam. Itu semua membutuhkan pembiayaan besar.

Maka umat Islam diperintahkan oleh Allah untuk berkorban dengan jiwa dan harta…..

Logika sederhananya, apabila ada orang tua yg akan mengkuliahkan anak di fakultas kedokteran, dana yang dikeluarrkan ratusan juta rupiah. Mereka punya alasan, itu semua demi masa depan sang anak. Dan kita tidak boleh mengomentari: “Mending dipakai untuk santunan fakir miskin! “
Sebab, orang tua sudah mengalokasikan dana untuk masing masing kepentingan itu…

Maka, dana yang dihabiskan untuk menjaga persatuan umat Islam, adalah amal sholeh untuk masa depan umat Islam.

admin Fahrurozi Abu Syamil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *